Sabtu, 08 Agustus 2009

Hindu dan Budha

Letak India

1. India merupakan salah satu negara yang terletak di Jazirah Asia Selatan dan terletak di pegunungan Himalaya. Dilereng pegunungan Himalaya itulah mengalirlah sungai Indus, Sungai Gangga dan Sungai Bhrahmaputra. Lembah Sungai Indus disebut Punjab, sedangkan sungai gangga dan Sungai Bhrahmaputra disebut Hindustan. Kebudayaan ini sudah ada 3000 SM dengan ditemukan nya dua kota kuno yaitu Moheojodaro dan Harroppo karena kedua kota kuno ini merupakan sejarah bangsa India kuno.

2. Pada tahun 1924, Sir John Marshatil dibantu Banaji (Inggris) Berhasil menemukan sisa reruntuhan peninggalan dua kota Mahenjodaro dan Haroppa yang termasuk kebudayaan yang sangat tinggi pada zamannya. Hal ini dibuktikan dari :

a. Kota Mohenjodaro dan Harappa dibangun bedasarkan perencanaan/tata kota yang teraturan.

b. Rumah-rumah telah dibuat dari batu bata.

c. Jalan-jalan yang lurus dan teratur.

d. Saluran air dibuat kanan-kiri jalan sesuai dengan perencanaan yang maju.

e. Terdapat Bangunan yang besar sebagai tempat pertemuan.

f. Ditemukan bekas pemandian.

g. Ditemukannya senjata yang terbuat dari batu dan Tembaga.

h. Ditemukannya perhiasaan yang dibuat dari emas dan perak dengan Hiasan Permata.

3. Penduduk Asli Bangsa India adalah Bangsa dravida, adapun ciri-cirinya :

- Tubuh pendek

- Hidung pesek

- Rambut keriting dan hitam

- Kulit Hitam

Penduduk inilah yang meninggalkan kebudayaan tinggi yaitu peradaban Mohenjodaro dan Harappa.

Sekitar tahun 1500 SM datanglah bangsa Arya (Bangsa Indo Jerman) melalui celah Kaibar di pegunungan Hindu Kush. Adapun ciri-ciri bangsa Arya :

- Kulit putih

- Rambut merah

- Hidung mancung

Suku bangsa Arya ini sudah terbiasa hidup mengembara dengan merebut daerah orang lain secara paksa. Akhirnya penduduk asli Mohenjodaro dan Harappa terdesak dan kemudian terjadilah akulturasi (percampuran) antar kedua bangsa tersebut dan melahirkan kebudayaan/kepercayaan baru pula yaitu ajaran agama hindu dan budha.

Ajaran Agama Hindu dan Budha

1. Ajaran Agama Hindu

Sisetem kepercayaannya bersifat politeisme yaitu memuja banyak dewa, terutama memuja :

a. Dewa Brahmana (pencipta alam)

Dilukiskan dengan berkepala empat yang melihat kesegenap penjuru. Ini merupakan suatu kias yang menyatakan kebijaksanaan. Kendaraannya adalah burung Hansa. Istrinya bernama Sarasvati yaitu dewi kesenian.

b. Dewa Wishnu (Pemelihara Alam)

Diwujudkan sebagai dewa penyayang, sebagai penolong untuk menjaga dan menyelamatkan seluruh alam. Wisnu sering dilukiskan senantiasa berbaring diatas tempat tidurnya yaitu berupa seekor ular bernama Aranta yang berkepala seribu buah. Kendaraannya adalah burung Garuda. Istrinya bernama Lakhsmi yaitu dewi pemberi sumber kehidupan. Di Indonesia dikenal sebagai dewi Shri sebagai dewi kesuburan atau dewi padi.

c. Dewa Syiwa (perusak/pembinasa alam)

Diwujudkan sebagai dewa dalam bentuk wajah yang menakutkan yaitu Mahakala dengan tanda-tanda gambar tengkorak. Kendaraannya adalah Lembu Jantan Nandi. Istrinya bernama Darkati, Durga, Dewi Uma (memiliki banyak nama). Di Indonesia pada Candi Prambanan, Istri Syiwa disebut dengan Loro Jonggrang.

- Kitab Suci agama hindu : weda

- Upacara/hari besar agama hindu : upacara nyepi

- Penganut agama hindu : jenazah dibakar dalam upacara ngeben tujuannya agar rohani dan jasmani terpisah. Hindu percaya bahwa perpaduan Rohani dan jasmani melahirkan kehidupan Samsara (Sengsoro). Sungai Gangga dianggap keramat dari tempat pembakaran mayat dan Abunya dihanyutkan ke sungai tersebut. Sehingga leburlah dosa si mati itu.

Kitab Weda agama hindu ada 4 SAMHITA :

- Peg Weda : Syair pujian terhadap dewa-dewa

- Samo Weda : nyanyian-nyaian suci

- Yayur Weda : pujian doa-doa

- Atharwa Weda : Mantra-mantra gaib yang berisikan sihir (magiz)

Agama Hindu mengenal pembagian Kasta :

- Kasta Brahmana : golongan pendeta atau terpelajar. Golongan brahmana keluar dari mulut dewa Brahma adalah merupakan guru dari rakyat yang menggurui kehidupan masyarakat. Mereka dianggap sebagai kasta yang tertinggi memuja dewa-dewa dan memimpin upacara.

- Kasta Ksatria : golongan bangsawan/golongan prajurit. Golongan kesatria keluar dari tangan, berarti menjadi golongan pemerintah karena tangan diperlukan untuk meminggul senjata pada waktu penyerangan dan untuk menangkis serangan-serangan musuh. Tangan juga untuk menunjuk dan memerintah.

- Kasta Waisya : Golongan pedagang, seniman, rakyat biasa. Golongan Waisya keluar dari paha atau perutnya. Karena paha untuk membawa tubuh dari satu tempat ke tempat lain. Itulah maka golongan waisya menjadi golongan saudagar yang harus berkeliling dari satu tempat ke tempat orang lain.

- Kasta Sudra : Golongan budak atau pekerja kasar. Golongan sudra keluar dari telapak kakinya, karena telapak kaki adalah bagian tubuh yang paling rendah derajatnya. Oleh karena itu golongan Sudra wajib menjadi pelayan dan budah dari kasta-kasta yang lain.

2. Agama Budha

- Kitab suci agama budha : Tripitaka

- Upacara/ hari besar agama budha : waisyak

Agama budha dianjuri oleh : Sidharta Gautama seorang putra rama yang bernama Sudhodana dari kerajaan kapilawastu dan ibunya beranma Maya. Adapun ajaran dari agama Budha adalah :

- Tidak mengenal dewa

- Tidak mengenal pembagian kasta dalam masyarakat

Untuk dapat segera mencapai kelepasan dari Samsura, orang harus mengikuti 8 kebenaran yaitu

- Mempunyai pandangan yang benar atau ajaran

- Mempunyai niat yang benar atau sikap

- Berbicara yang benar atau tingkah laku

- Berbuat yang benar atau perbuatan

- Mempunyai penghidupan yang benar

- Berusaha yang benar atau usaha

- Memperhatikan pada hal-hal yang benar

- Bersemedi yang benar

Disamping itu setiap penganut Budha wajib melaksanakan tiga kebaktian (Tri dharma) yaitu :

- Berbakti kepada Sang Budha : tokoh yang membawa ajaran Budha

- Berbakti kepada Dharma : ajaran yang diajarkannya

- Berbakti kepada Sangglaa : masyarakat pengikutnya

Dalam perkembangan selanjutnya agama Budha terpecah dalam 2 aliran besar yaitu :

- Budha hinoyena : kendaraan kecil untuk mencapai nirwana orang harus berusaha pribadi atau perorangan

- Budha Mahoyana : Kendaraan besar untuk mencapai nirwana orang harus taat dan patuh kepada petunjuk-petunjuk pendeta.

Tempat-tempat suci agama Budha :

- Kapilawastu : tempat lahirnya

- Bodh Gaya : menerima wahyu

- Benares/sarrh : tempat mengajarkan agamanya

- Kusinagara : tempat jenajahnya dimakamkan

1. Perkenomian dari bangsa India :

Kehidupan perekonomian bangsa India terutama yang mendiami daerah subur di lembah sungai indus dan gangga adalah bertani, makanan pokoknya dalah gandum, di samping itu pelayaran cukup maju dengan menjual barang-barang seperti keramik, perhiasan yang dibuat dari emas dan perak ke negara lain untuk diperdangangkan.

2. Sebab-sebab runtuhnya kota Mohenjodaro dan Harappa :

- Sering mengalami bencana alam yaitu banjir dari sungai Indus

- Terjadinya perselisihan antara bangsa Dravida

- Adanya desakan dari bangsa Arya

0 komentar:

Posting Komentar